Tuesday, February 28, 2017

Kuasa Hukum Paslon Mutiara-Berkah Kecewa terhadap Panwaslih

Lintasnusa. Com - Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) Mutiara-Berkah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halmahera Tengah, Ace Kurnia dan Indra Mahrudi mengeluhkan kelemahan dalam rapat Pleno KPU terkait rekapitulasi perhitungan suara karena masih terdapat pelanggaran yang telah dilaporkan sehari setelah pencoblosan kepada Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Pusat. Keluhan dan kekecewaan tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Hotel Holiday Inn, Jakarta, 28 Februari 2017.



Pelanggaran tersebut erat kaitannya dengan hasil perolehan suara dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Seperti yang terjadi di Patani Timur, dimana ada sekitar 8 TPS yang dianggap tingkat partisipasi melebihi dari batas maksimal partisipasi yang hanya 70%.

“Sampai angka 80% saja, kita sudah wajib curiga. Di Halmahera ini tingkat partisipasi mencapai 100%” jelas Ace

Pihaknya memeriksa keterangan para saksi-saksi pemilihan dan menemukan beberapa pelanggaran diantaranya nama pemilih yang telah meninggal dunia, pemilih pindah tempat atau tidak hadir tetap ikut mencoblos dengan variasi jumlah antara 40 – 60 suara.

Dan pada rapat pleno terakhir panitia pengawas pemilihan (Panwaslih) merekomendasikan untuk membongkar kotak suara dan pemeriksaan ulang formulir C7 dan mendapatkan temuan di salah satu TPS yang hanya menyalin DPT dengan nomor urut dan abjadnya sama persis, nama ganda dalam 1 DPT dan nama orang yang telah meninggal.

“Kami sangat kecewa terhadap panwaslih yang tidak berani menindaklanjuti temuan tersebut,” tegas Ace

Satu-satunya tempat untuk mengadukan segala persoalan Pilkada hanya Mahkamah Konstitusi (MK) karena institusi pengawas pemilihan, baik Bawaslu Provinsi dan Pusat tidak mempu mengakomodir persoalan ini.

“Satu hal yang kami garis bawahi, yaitu salah satu rekaman video yang menjadi viral, sampai hari ini tidak ada tindak lanjut terhadap para pelaku itu yang sudah merupakan satu tindak pidana,” tandas Ace kecewa. [amrul]

No comments:

Post a Comment